Thursday, May 16, 2019

Cara Menanam Angur Dari Biji

cara menanam anggur dari biji

Anggur merupakan tanaman buah-buahan yang tumbuh merambat dan termasuk kedalam keluarga Vitaceae.
Jenis anggur yang ada di Indonesia biasanya kebanyakan termasuk kedalam golongan anggur meja, bukan anggur yang ditaruh dimeja juga. Maksud anggur meja disini adalah anggur yang dikonsumsi oleh manusia secara langsung.
Misalnya anggur red globe, tentu saja jika pernah pergi ke pasar atau supermarket kalian akan menemukan buah anggur jenis ini.
Warnanya merah, ketika kalian membeli anggur ini tentu saja kalian akan langsung memakannya, atau menyimpannya di kulkas terlebih dahulu, bisa juga kalian membuat jus dengan anggur ini.
Anggur yang tergolong kedalam jenis anggur meja ini biasanya kurang cocok untuk diolah menjadi minuman (Wine).
Anggur banyak mengandung senyawa polifenol, resveratol, dan antioksidan yang berfungsi untuk menjaga metabolisme tubuh, serta mampu mencegah terbentuknya sel kanker dan berbagai macam penyakit lainnya.
Tanaman anggur sudah dibudidayakan sejak tahun 4000 sebelum masehi di Timur Tengah, namun proses pembuatan buah anggur menjadi minuman (Wine) baru ditemukan pada tahun 2500 sebelum masehi oleh negara Mesir.
Hanya berselang beberapa saat, proses pengolahan anggur menjadi minuman (Wine) ini mulai menyebar keseluruh dunia, mulai dari spanyol, jerman, prancis dan austria.
Penyebaran buah anggur ini semakin pesat dengan adanya colombus yang mengitari dunia membawa buah ini.
Kondisi tumbuhnya pohon anggur dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu :
  • Iklim / cuaca
Anggur merupakan salah satu tanaman yang hidup pada daerah dataran rendah. Tidak seperti kebanyakan tanaman lainnya, tanaman anggur justru membutuhkan musim kemarau yang panjang antara 4 – 7 bulan agar dapat tumbuh dengan baik dan intensitas cahaya matahari yang cukup tinggi.
Curah hujan yang diperlukan oleh tanaman ini hanya sekitar 800 mm per tahun. Oleh karena itu, penyiraman yang berlebihan dapat menggangu proses pertumbuhan tanaman anggur.
Suhu untuk tumbuh maksimal adalah 31 derajat celcius dan suhu minimumnya 23 derajat celcius dengan kelembaban udara berkisar antara 75% – 80%.
  • Media Tanam
Hanya beberapa jenis tanah yang dapat menunjang pertumbuhan tanaman anggur dengan baik. Secara umum, tanah tersebut harus mengandung pasir dan lempung dalam jumlah yang cukup agar tanaman tidak mengalami transpirasi berlebihan.
Selain itu, tanah yang digunakan harus subur dan bertekstur gembur agar terdapat asupan nutrisi dan pasokan udara yang baik.
Tanah tersebut juga harus memiliki derajat keasaman (PH) yang netral, yaitu 7.

Kembali lagi ke topik utama tentang pengalaman menanam anggur dari biji yang dibeli di supermarket atau pasar…

Memang benar, syarat untuk tumbuhnya tanaman anggur dipengaruhi oleh ke 2 faktor diatas.
Namun menurut pengalaman pribadi, saya tidak terlalu mempertimbangkan ke 2 faktor diatas tetapi tanaman anggur saya bisa tumbuh.
Saya tinggal di Bandung, kalian tahu sendiri kan jarang sekali ada tanah di Bandung semuanya aspal dan semen.
Singkat cerita…
Entah dari mana datangnya perasaan ingin sekali mencoba menanam pohon anggur di rumah dan terjun ke dunia pertanian.
Yang jelas, pikiran itu muncul secara tiba-tiba dibenak saya.
Kemudian saya putuskan untuk membaca-baca terlebih dahulu artikel-artikel tentang cara menanam anggur dari biji. Setelah menemukan beberapa artikel yang saya rasa cukup untuk sebuah permulaan, akhirnya saya putuskan untuk membeli anggur yang ada di pasar.
Tadinya mau membeli bibitnya langsung, tapi setelah dipikir-pikir bagaimana kalau gagal ? membeli bibit anggur yang belum tentu bisa tumbuh, mahal pula.
Kebetulan anggur yang saya beli di pasar adalah anggur jenis red globe
Biji dari buah anggur yang telah saya konsumsi, kemudian saya kumpulkan semua.
Dengan bermodalkan panduan-panduan yang telah saya baca beberapa hari belakangan ini, saya mulai ritual menanam anggur tersebut. Begini tahapnya…

1. Merendam biji-biji anggur selama sehari semalam dengan air mineral (jangan menggunakan air yang mengandung tawas)





Tahap ini lah yang saya lakukan pertama kali terhadap biji-biji anggur tersebut. Tujuan dari perendaman biji anggur selama sehari semalam ini adalah untuk membuang sisa-sisa buah dan lendir yang masih menempel pada biji anggur.
Tujuan lainnya adalah untuk menyeleksi biji yang layak untuk diproses ke tahap berikutnya.
Keesokan harinya saya melihat ada banyak sekali biji anggur yang mengapung, dari sekian banyaknya biji yang saya rendam kemarin, ternyata hanya ada kurang dari 20 biji yang tenggelam.
Menurut panduan yang saya baca, kebanyakan mengatakan “Buanglah biji yang mengapung”.
Ya sudah mau gimana lagi, dengan berati hati saya pisahkan biji yang mengapung kemudian saya buang.
Ada juga panduan yang mengatakan, setelah direndam selama sehari semalam kemudian rendam lagi dengan air hangat-hangat kuku selama kurang lebih 3 jam.
Saya pun ikut melakukannya, merendamnya lagi dengan air hangat selama 3 jam. Kemudian tinggal kalian tiriskan sisa dari biji anggur yang tenggelam tadi, simpan saja diatas tisu kering selama 15 menit. Tahap 1 selesai…

2. Menyemai biji anggur yang tersisa dengan menggunakan wadah transparan yang bisa ditutup rapat dan tisu (jangan menggunakan tisu basah atau tisu yang aneh-aneh)





Selanjutnya pada tahap 2 ini kalian tinggal mencari wadah dan tisu, kalian bisa menggunakan misting yang lengkap dengan tutupnya.
Menggunakan misting pada tahapan ini dimaksudkan untuk menjaga kelembaban tisu. Caranya cukup gampang, tinggal basahi tisu, tapi jangan terlalu basah.
Teteskan saja beberapa air mineral pada tisu tersebut. Kemudian letakan biji anggur tadi diatas tisu yang telah dibasahi, usahakan agar peletakannya tidak berdempatan.
Lihat gambar untuk cara meletakan biji-biji anggurnya.
Sebenarnnya sampai disini tahap 2 telah selesai, kalian tinggal menunggu saja perkembangan dari biji-biji anggur tersebut. Cek setiap 3 hari sekali, bila dirasa tisunya mengering teteskan lagi air mineralnya.
Pengalaman saya sendiri, membutuhkan waktu 13 hari untuk melihat akar tumbuh dari biji-biji anggur tersebut. Akar yang belum keluar bukan berarti mati, hanya saja pertumbuhannya lambat.

3. memindahkan biji-biji anggur yang telah mengeluarkan akar





Setelah melihat ada beberapa biji anggur yang mulai mengeluarkan akar, kalian bisa langsung memindahkannya ke pot.
Kalian juga bisa menggunakan barang-barang bekas seperti kaleng atau botol bekas air mineral. Untuk media tanamnya sendiri, saya menggunakan 2 jenis yaitu :
  • Campuran tanah, cocopeat, dan arang sekam (1 : 1 : 1)
  • Campuran cocopeat dan arang sekam (1 : 1)
Isi pot dengan media tanam diatas sebanyak 3/4 bagian, kemudian pindahkan secara hati-hati biji anggur yang telah mengeluarkan akar ke pot yang telah diisi media tanam tersebut, tutup kembali dengan media tanam tipis-tipis saja.
Kemudian tinggal kalian siram, simpan pot tadi ditempat yang terkena sinar matahari pagi saja dan usahakann tidak terkena hujan.
Maksudnya begini, jika pada pagi hari pot tadi terkena sinar matahari, sedangkan siang harinya sekitar jam 12 keatas pot tadi tidak terkena sinar matahari, Mengerti kan maksudnya.
Untuk melepas dikotiledonnya sendiri, punya saya memerlukan waktu hingga 6-7 hari barulah muncul 2 daun muda. Sampai disini tahap 3 telah selesai.

4. Penyiraman tanaman anggur muda





Tahap penyiraman ini sebenarnya bisa kalian lakukan pada saat biji anggur telah dipindahkan ke pot.
Untuk musim hujan, saya menyiram tanaman anggur tersebut hanya 3 hari sekali, tapi jika musim kemarau saya menyiramnya 2 hari sekali.  Tinggal kalian sesuaikan saja, jika dirasa media tanamnya kering segera lakukan penyiraman.
Jangan dulu memberi pupuk apapun hingga tanaman anggur mempunyai 4 daun, jika tanaman anggur muda tadi telah memiliki 4 daun kalian bisa memindahkannya ke lahan yang lebih luas.
Gemburkan dahulu tanahnya beri pupuk kompos atau pupuk kandang, kemudian pohon anggur yang telah memiliki 4 daun tadi bisa kalian pindahkan ke lahan yang telah digemburkan tadi.
Karena anggur ini termasuk tanaman yang tumbuh secara merambat, kalian bisa membuat tiang-tiang penyangga agar tumbuhnya tanaman ini bisa kalian kontrol. Lihat gambar dibawah ini.
Sekian artikel tentang menanam anggur dari biji yang dibeli dari pasar atau supermarket, mudah-mudah bisa menjadi inspirasi untuk kalian yang ingin belajar bercocok tanam dipekarangan rumah.

No comments:

Post a Comment